"Saya baru pulang, pas datang bengkel sudah ramai, ternyata ada kecelakaan. Nah, korbannya itu dibaringkan depan bengkel, kalau lihat kondisinya sudah pucat dan saat saya cek nadinya tidak berdenyut," ungkapnya saat ditemui di TKP Selasa (4/5/2021).
"Dan saya lihat juga tidak ada bekas luka atau cedera dibagian tubuh korban, hanya pakaian bagian depan korban sobek, tidak ada darah yang keluar dan matanya itu mengarah ke atas," sambungnya. Saat ditanya lebih lanjut, Kahar mengatakan dari informasi warga sekitar, sepeda motor wanita 42 tahun ini tersenggol bagian belakang truk tangki warna kuning putih.
"Informasinya tersenggol truk dan sempat terseret sekitar 200 meter, kemudian tergeletak. Saat itu sopir truk langsung memacu kendaraannya, tetapi kembali lagi ya mungkin mengamankan truknya ke perusahaan, dia datang untuk memastikan kondisi korban, tetapi dia bingung karena korban meninggal dunia," bebernya.
Kahar pun mengatakan dari pihak Kepolisian Unit Lantas Polsek Samarinda Seberang yang datang pun telah bertemu dengan manajemen perusahaan, memastikan sopir tersebut bekerja di salah satu perusahaan transportir BBM. "Dan anak korban juga datang ke bengkel, dia lihat ternyata benar ibu dia, sempat lemas dan menangis," tandasnya.
Kasat Lantas Polresta Samarinda Kompol Wisnu Dian Ristanto melalui Kanit Laka Ipda Henny Merdikawati mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dan anggotanya tengah melalukan olah TKP. "Anggota juga masih dilapangan melakukan olah TKP dan masih memastikan kondisi korban di rumah sakit," singkatnya.[]
Penulis : Nancy
Editor : Rusdi