Dikonfirmasi terkait kejadian ini, Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Andika Dharma Sena menjelaskan mereka mendapat laporan dan langsung ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). "Kejadian pastinya kami belum tahu, yang jelas kami dapat laporan sekitar jam setengah sembilan pagi tadi," kata Andhika.
Pihaknya masih akan berkoordinasi dengan pihak bank, terkait dengan kerugian yang dialami bank tersebut. "Biar mereka hitung dulu kerugiannya, apakah ada uang yang diambil atau tidak. Kami juga akan melakukan pengecekan CCTV, disitu akan kami lihat semua," sambungnya.
Yang jelas menurut Andhika anggotanya sedang di lapangan untuk mencari pelaku pembobolan ATM milik bank pemerintah ini. "Kami pelajari dulu, apakah memang ada yang diambil atau tidak," jelas Andhika.
Terpisah, Kasubnit Inafis Sat Reskrim Polresta Samarinda Harry Cahyadi mengatakan mereka ke lokasi kejadian bersama relawan Inafis. "Kami langsung memasang garis polisi disekitar TKP, kemudian mengambil sidik jari yang menempel pada mesin ATM serta beberapa komponen yang terbongkar," kata Harry.
Pihaknya sudah meminta kepada manajemen bank untuk melaporkan ke Polsek Samarinda Ulu. "Yang jelas brankas penyimpanan uang masih untuh dan belum ada yang diambil," tutup Harry.
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur