Sementara untuk kapal yang tenggelam di kawasan Teluk Cinta tepatnya di bawah Jembatan Mahkota II sisi Palaran, sebelumnya telah diupayakan untuk diangkat dan kemudian dilakukan pemasangan garis polisi, oleh Unit Inafis Sat Reskrim Polresta Samarinda, sebagai barang bukti.
Tetapi, pada Kamis (29/4/2021) sekitar pukul 13.00 WITA, Inafis kembali mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melihat kondisi kapal yang telah dipasang garis polisi.
Yang ternyata ada beberapa orang tengah melakukan evakuasi kapal, tanpa seizin dari pihak Sat Polair Polresta Samarinda maupun KSOP.
"Kami dapat informasi ada beberapa orang yang sedang menarik kapal ke darat, atas suruhan penyewa kapal," ungkap Kasat Polair Polresta Samarinda AKP Iwan Pamuji melalui Kanit Gakkum Iptu Wawan Gunawan saat ditemui di TKP.
"Jadi, penyewa ini menggunakan penyelam tradisional, untuk menarik kapal ke darat dengan menggunakan alat seperti katrol, dengan ditarik dua orang," sambungnya.
Padahal untuk evakuasi tersebut ia mengaku tak pernah memberikan izin untuk menarik kapal tersebut, karena masih dalam proses penyelidikan. Ditambah, kondisi sekitar tanah masih labil akibat abrasi.
"Makanya, kami tegaskan ke mereka untuk tidak melakukan aktivitas apapun, karena ini barang bukti tidak boleh digeser kemana-mana," terangnya.
Saat ditanya sejauh mana proses penyelidikan tersebut, Wawan mengaku saat ini pihaknya akan memanggil penyewa kapal tersebut, untuk dimintai keterangannya.
"Kalau pemilik kapal sampai sekarang kami masih dalami, karena belum jelas. Yang jelas kemungkinan akan ada tambahan tersangka baru, paling kalau gak besok ya lusa," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya kapal SPOB berangkat dari Pelabuhan Toci menuju Teluk Cinta, dan saat berada tak jauh dari Jembatan Mahkota II sesi Palaran, kapal kondisi miring (diduga bocor) dan tak lama ada kapal melintas hingga menyebabkan gelombang besar, yang membuat kapal SPOB tersebut tengelam perlahan.
Dan membuat muatan CPO 5 ton tersebut tercecer di Sungai Mahakam dan satu Kepala Kamar Mesin (KKM) Kapal SPOB Mulya Mandiri 07 bernama Jufri (30), tenggelam dan ditemukan mengambang 3,5 km dari lokasi kapal tenggelam, tepatnya di kawasan Palaran Mingggu (11/4/2021) lalu sekitar pukul 22.30 WITA.[]
Penulis: Nancy
Editor : Rusdi