Niat hati sang pengemudi roda empat meminta maaf berujung adu mulut dan saling pukul. "Pengendara mobilnya turun sama beberapa orang temannya, untuk minta maaf, tetapi pengendara motor yang kena cipratan air tidak terima," ungkap Chandra, warga yang melihat awal kejadian di lokasi terjadinya keributan kepada korankaltim.com.
"Awalnya adu mulut, kemudian datang teman pengendara motor langsung memukul dengan tangan kosong dan datang lagi dua orang berboncengan naik motor bawa senjata tajam, langsung diarahkan ke pengemudi mobil," sambungnya. Saat itu ada dua atau tiga orang yang membawa sajam.
“Orang yang kena sabetan senjata tajam lari ke luar gang Reel kemudian dibawa ke rumah sakit, tak lama setelah itu datang lagi orang yang kemungkinan dari pihak pengendara mobil, menyerang membawa senjata tajam menyerang. Jadi, mereka bentrok lagi berkelahi sama-sama menggunakan senjata tajam," papar Chandra.
Warga sekitar pun dibuat heboh dan berlarian mencari perlindungan karena khawatir kena sasaran apalagi mereka yang bertikai dari dua kelompok dan sama-sama membawa senjata tajam. Polisi dari Polsek Samarinda Seberang, Patroli Sabhara Polresta Samarinda dan personel Brimob Detasemen B Pelopor Polda Kaltim mendapat laporan dan langsung menuju lokasi untuk mengamankan.
"Setelah polisi datang, situasi sudah kondusif, tetapi warga masih ramai, sedangkan pelaku sudah kabur," bebernya. Polisi tetap berjaga-jaga untuk mengantisipasi kejadian susulan disekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP). "Kalau korban mengalami luka sabetan sajam di kedua kaki dan bagian tangan," ujarnya.
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur