Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arif Budiman melalui Kasubbag Humas AKP Annissa Prastiwi mengatakan sebanyak 288 personel Polresta Samarinda telah disebar di 76 gereja di Kota Tepian.
"Memang ada ratusan gereja di Samarinda, tetapi hasil koordinasi dengan pihak gereja, ada yang menggelar secara virtual," tuturnya saat ditemui Mako Polresta Samarinda Kamis (1/4/2021) hari ini.
"Meski begitu, kami tetap melalukan pemantauan, memastikan keamanan mereka dalam menjalani ibadah," sambungnya.
Nah, selain personel dari Polresta Samarinda, 20 personel Detasemen Gegana Brimob Polda Kaltim, pun akan diturunkan, dalam mengamankan enam titik gereja besar di Samarinda, saat ibadah paskah pada Minggu (4/4/2021) nanti.
Enam titik tersebut yakni Gereja Katedral Santa Maria Penolong Abadi di Kecamatan Samarinda Kota, Gereja Oikumene di Kecamatan Loa Janan Ilir, Gereja Santo Lukas, Gereja GBI Kelir dan Gereja HKBP Merak, serta Gereja HKBP Sentosa di Kecamatan Sungai Pinang.
"Jadi, sebelum prosesi ibadah dimulai, nantinya personil akan melakukan sterilisasi di sekitar lokasi gereja dan di dalam gereja," terangnya.
Peristiwa aksi teror yang terjadi dua hari belakangan ini juga membuat seluruh Korps Bhayangkara di Indonesia, khususnya Kota Tepian menetapkan status siaga satu. Dan pihaknya pun akan menjamin keamanan bagi umat kristiani dan katolik serta masyarakat Samarinda, dalam melaksanakan ibadah paskah dan saat melalukan aktivitas.
"Kami sudah menekankan kepada seluruh personil, diharapkan mampu melakukan deteksi dini untuk mengantisipasi hal yang tak diinginkan. Jadi kami berharap agar masyarakat tetap tenang dan bisa melakukan ibadah dengan nyaman," pungkasnya.[]
Penulis:Nancy
Editor : Rusdi