Hal ini diungkapkan Kapolresta Samarinda Samarinda Kombes Pol Arif Budiman melalui Kasubbag Humas AKP Annissa Prastiwi saat dikonfirmasi Senin (29/3/2021) sore tadi. "Iya, jadi ada 401 personil yang kami turunkan untuk pengamanan di gereja-gereja di Samarinda," tuturnya.
"Selain pengamanan ekstra di gereja-gereja baik saat prosesi ibadah maupun sebelum. Kami juga melakukan patroli rutin di kawasan-kawasan rawan," sambungnya. Nah, untuk teknisnya pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak pengurus gereja, sebelum pelaksanaan ibadah akan dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu.
"Sebelum ibadah dimulai kami melakukan sterilisasi gereja dan saat akan masuk terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan dan melakukan monitoring serta pemeriksaan, terhadap orang-orang yang tidak berkepentingan, baik di dalam maupun luar gereja, sebagai langkah antisipasi," terang Annissa.
Selain itu pula pihaknya akan melakukan deteksi aksi dan monitoring serta pengawasan ketat (waskat) kegiatan eks Narapidana Teroris (Napiter) dan kelompok radikal di Kota Tepian. "Melakukan sosialisasi kepada tokoh masyatakat, tokoh adat dan organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP), untuk turut menciptakan situasi kondusif," bebernya.
Untuk menciptakan rasa aman kepada masyarakat, pihaknya akan melaksanakan kegiatan cipta kondisi (cipkon), dengan melakukan razia. "Jadi, para personeil ini nantinya akan mengunakan body system (bersenjata lengkap), saat bertugas di lapangan," tandasnya.
Penulis : Nancy
Editor : Bambang Irawan