Tak lama, Perwira Pengawasa (Pawas) serta personil piket Polsek Sungai Pinang pun tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Setelah dicek, ternyata pria, dengan ciri-ciri rambut lurus, tinggi sekitar 165 cm serta bertato tersebut, sudah tidak bernyawa, dengan posisi tidur miring ke kiri.
Menurut saksi lainnya yakni Feri Apriyanto (18), sebelum ditemukan meninggal, pada Kamis (18/3/2021) sekitar pukul 23.25 WITA pria paruh baya tersebut terlihat berada di depan kantor KNPI Jalan Kemakmuran RT 21 No. 10B Kelurahan Sungai Pinang Dalam Kecamatan Sungai Pinang. Saat itu, korban berteriak-teriak tidak jelas, tak lama pergi.
Setelah itu, sekitar pukul 23.35 WITA, saksi (Feri) mendengar suara tabrakan. Kemudian saat di cek korban ini sudah dalam kondisi terbaring dan pengendara motor terjatuh. Saat itu, korban ini sempat ditolong warga sekitar yang melintas dan hendak dibawa ke rumah sakit, namun korban tak menjawab. Nah, karena dianggap korban baik-baik saja, warga pun langsung meninggalkan korban.
Dan paginya itulah korban ditemukan tak bernyawa di gudang ekspedisi tersebut. Kejadian kecelakaan tersebut pun terekam kamera pengintai di gudang yang mengarah ke jalan dan saat korban ini berbaring di gudang, diduga usai kecelakaan korban memanjat pagar, untuk masuk ke dalam.
"Kami di sini untuk memback up dari Unit Laka Lantas, terkait dengan identitas korban, karena pada tubuh korban tidak ditemukan satu pun tanda pengenalnya," kata Kasubnit Inafis Polresta Samarinda Aipda Harry Cahyadi saat ditemui usai melakukan olah TKP sore tadi.
"Sementara untuk penyelidikan lebih lanjut ke unit laka dan ini kami akan berkoordinasi dengan pihak laka, apakah ini tabrak lari yang dilakukan oleh anak-anak yang sedang balap liar, atau ada tindak kejahatan lainnya," sambungnya.
Sedangkan berdasarkan hasil visum, terdapat luka memar dan ada juga luka lecet, terutama di bagian kepala itu ada luka pendarahan dan tulang punggung belakang patah, kaki kanan lecet serta kaki kiri lecet.
"Kalau penyebabnya, dugaan sementara karena benturan, kecelakaan yang menabrak korban," tandasnya. Dan hingga berita ini diturunkan pihak Inafis Polresta Samarinda masih melakukan identifikasi terhadap korban, yang sebelumnya telah mengambil sidik jari dan iris mata korban.
Penulis : Nancy
Editor : Bambang Irawan