Pria 33 tahun itu, terekam kamera pengawas atau CCTV, ketika beraksi menggondol sebuah sepeda motor milik karyawan di salah satu mini market Jalan KH Wahid Hasyim 2 Kelurahan Sempaja Selatan Kecamatan Samarinda Utara, pada Minggu (28/2/2021) lalu sekitar pukul 17.37 WITA.
Saat itu, di karyawan nahas ini memarkirkan sepeda motornya di parkiran mini market. Sayang, ia lupa mencabut kunci kontak.
Sebagaimana dijelaskan Kapolsek Sungai Pinang Kompol M Jufri Rana melalui Kanit Reskrim Iptu Ahmad Wira, kelengahan si empunya motor dimanfaatkan Bain dengan membawa kabur kendaraan roda dua tersebut.
"Korban ini datang sekitar pukul 15.30 WITA, untuk bekerja dan saat dia parkirkan kendaraannya, dia lupa mencabut kunci kontaknya. Nah, saat dia mau pulang sekitar pukul 20.00 WITA, motornya sudah hilang," ungkap Iptu Ahmad Wira, dikonfirmasi Selasa (9/3/2021).
Setelah itu, lanjut Wira korban pun langsung mengecek ke kamera pengintai di mini market tersebut dan ternyata motor miliknya tersebut telah dicuri oleh seorang pria, sekira pukul 17.37 WITA.
"Jadi, korban langsung melaporkan ke kami dan dari laporan ini, kami langsung melakukan penyelidikan terhadap pelaku," tuturnya.
Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, pihaknya berhasil mengetahui identitas pelaku, pasalnya saat beraksi tersangka terekan kamera pengintai (CCTV).
"Iya, saat beraksi ciri-ciri pelaku ini terekam CCTV. Makanya, kami langsung tahu orangnya," ujarnya.
"Jadi, pelaku ini memang residivis dua kali, dengan kasus yang sama, pertama itu tahun 2016 dan 2019 lalu," sambungnya.
Nah, setelah dilakukan perburuan terhadap pelaku, kurang lebih selama sepekan, pada Minggu (7/3/2021) lalu, tersangka yakni Arbain alias Bain (33) berhasil dibekuk polisi.
"Kami amankan dia ini saat nongkrong di Tepian Mahakam. Dan petugas kembali melakukan pencarian barang bukti dan berhasil ditemukan di Jalan Pesut Kelurahan Sungai Dama Samarinda Kota, yang terparkir di pinggir jalan.
"Iya, barang bukti kami amankan di Jalan Pesut dan belum sempat dijual oleh pelaku," pungkasnya.
Dan saat ini masih melakukan pengembangan terkait dugaan adanya Tempat Kejadian Perkara (TKP), pasalnya pelaku ini residivis.[]
Penulis: Nancy
Editor : Rusdi