"Saya bersama warga langsung membuka pintu rumah dan melihat pemilik rumah kemudian menyuruhnya keluar karena ada api," kata Ustin saat ditemui Senin (1/3/2021) tadi malam.
Bersama warga Ustin langsung memadamkan api yang membakar kompor serta sekitarnya, dengan air. "Setelah itu, saya langsung membuka lemari, untuk membuka selang regulator tabung gas. Tidak lama saya dengar suara ledakan lagi dari arah kamar. Saya langsung keluar rumah dan mengambil Apar (alat pemadam api ringan), kemudian memadamkan api, di kamar yang apinya sudah menjalar ke atas plafon pasca ledakan," sambungnya.
Petugas Disdamkar Samarinda bersama relawan pun tiba dan langsung melakukan penanganan. Kapolsek Samarinda Seberang, Kompol Made Anwara mengatakan setelah pihaknya mendapatkan laporan, bersama dengan tim Inafis Polresta Samarinda langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan awal diduga ledakan terjadi karena arus pendek dan menimbulkan percikan api.
"Dari keterangan saksi, pemilik rumah sedang memasak tiba-tiba ada ledakan dari kamar. Nah, karena saat itu kompor terbakar, selang regulator dilepas," ungkap Made saat ditemui di lokasi kejadian tadi malam. "Karena saat itu ruangan dipenuhi gas dan tidak ada ventilasi, sehingga memicu terjadinya ledakan itu," sambungnya.
Akibat musibah itu si pemilik rumah bernama Sherly Imelda berusia 48 tahun, mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuhnya dan tengah menjalani perawatan di RSUD I.A.Moeis.
Barang bukti yang diamankan berupa tabung gas Elpiji 12 kg dan selang regulator. "Kami amankan tabung gas dan selangnya, untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut," sebut Made.
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur