Kapolsek Palaran Kompol Angga Indarta membenarkan kalau akses alternatif sebelumnya sempat ditutup dengan portal kayu.
"Iya dibuka lagi, padahal kami sudah buat palang dari kayu, ternyata saat anggota cek kesana malah kayunya hilang," ujar Angga saat dikonfirmasi siang tadi
Karena penutupan dengan media portal kayu tak bisa dilakukan, polisi akan melakukan patroli pada jam rawan tindak kriminal.
"Patroli pasti kami lakukan, tetapi tidak setiap saat, hanya pada saat jam-jam rawan saja. Selain itu, kami juga melakukan imbaun kepada warga untuk tidak lewat di jalur tersebut, selain rawan juga jalannya licin," papar Angga.
“Yang kami khawatirkan kalau ada oknum yang bisa membaca situasi, saat kami tidak patrol mereka beraksi, repot juga," sambungnya.
Disinggung perkembangan pelaku pemalakan yang dilakukan terhadap relawan dua hari lalu, hingga saat ini menurut Angga mereka masih melakukan penyelidikan.
"Belum ada perkembangan, kami kesulitan mengidentifikasi pelaku karena tidak adanya saksi lain, dari 20 orang kami periksa juga tidak ada satupun pelakunya, itu dari pengakuan korban, karena dia mengatakan mengenal wajah para pelakunya," paparnya.
Saat ini Angga mengaku masih terus menyelidiki para pelaku, dengan mencari petunjuk-petunjuk siapa pelaku yang melakukan pemalakan tersebut.
Diberitakan sebelumnya, saat itu Riyaldi relawan Lembaga Amil Zakat Dana Peduli Ummat (LAZ DPU) Kaltim pada Mingggu (7/2) lalu, hendak mengejar rombongan tim gabungan Kaltim Steril, yang saat itu usai melakukan penyemprotan disinfektan di kawasan Palaran.
Saat itu robongan sudah berada di kawasan Samarinda Seberang dan Riyaldi hendak mengejar, tetapi jalur penghubung Palaran-Samarinda Seberang ditutup karena ada pengerjaan tanah longsor, Riyaldi memutuskan memutar arah, tetapi ada pengendara lain yang mengatakan untuk melalui jalur alternatif, kolong jembatan. Saat dirinya melintas seorang diri, tiba-tiba ada dua orang membawa kotak sumbangan yang mengendarai sepeda motor, menyetop kendaraan korban dan korban pun memberikan uang Rp10 ribu dari dompetnya, tetapi saat hendak memasukkan dompetnya ke saku salah satu pelaku langsung merampas dan langsung kabur.
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur