Kepada korankaltim.com, Kadir menjelaskan AC pertama kali ditemukan menggantung oleh kakaknya sendiri bernama Jamal, saat mendatangi rumah almarhum. Jamal mendatangi bangsalan adiknya karena lama tak bertemu dan saat tiba di depan rumah bangsalan itu mencium bau tak sedap.
Jamal yang berselisih usia enam tahun dengan sang adik langsung mendobrak pintu bangsalan dan saat terbuka melihat adiknya sudah tergantung di ventilasi kamar dalam kondisi membusuk.
Jamal langsung melaporkan kepada ketua RT dan warga sekitar yang kemudian meneruskan laporan ke Bhabinkamtibmas serta Bhabinsa. "Iya, dapat kabar kalau sepupu saya meninggal, dan itu pertama kali ditemukan sama kakaknya," jelas Kadir.
Komandan Tim (Dantim) Inafis Polresta Samarinda, Aipda Harry Cahyadi mengatakan saat mendapat laporan mereka langsung menuju lokasi. "Dari pemeriksaan awal di tempat kejadian tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan," jelas Harry.
Diduga AC sudah meninggal dunia sekitar 3 hari, karena kondisi tubuhnya sudah mengeluarkam aroma tak sedap dan membusuk. "Meninggalnya kemungkinan sudah tiga hari, untuk dugaan atau motif gantung diri, belum diketahui dan masih diselidiki oleh Polsek Samarinda Kota," sebutnya lagi.
Saat ini jenazah AC telah dievakuasi ke kamar janazah RSUD AW Sjahranie untuk divisum. (*)
Penulis:Nancy
Editor: Aspian Nur