Kapolsek Sungai Pinang AKP Rengga Puspo Saputro menjelaskan hal ini kepada korankaltim.com saat dikonfirmasi Kamis (7/1/2021) hari ini. "Meskipun dia punya kartu kuning dan pernah dirawat, kami tetap melakukan penyelidikan dan meminta kepada rumah sakit untuk melakukan observasi. Selama belum ada hasil observasi ini, proses penyelidikan masih berjalan," papar Rengga.
Saat ini pihaknya telah melakukan pemeriksaan saksi-saksi yang ada di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP). "Lebih dari enam saksi kami periksa, mulai dari tetangga, keluarga pelaku dan anak korban yang melihat kejadian itu," ungkapnya.
Berdasarkan keterangan dari keluarga pelaku memang JL disebut mengalami sakit sudah lebih dari 10 tahun. "Sudah 10 tahunan lebih dia keluar masuk rumah sakit, tetapi kami tidak tahu seberapa parahnya," kata Rengga lagi.
Diberitakan sebelumnya, La Iroji yang menderita penyakit stroke tewas saat berjemur di dekat jendela rumahnya. Roji ditebas kampak sebanyak dua kali di kepala bagian belakang dan atas oleh JL yang tiba-tiba masuk ke dalam rumah. Akibat tebasan tersebut terdapat dua luka menganga, yang menyebabkan kakek dua cucu tersebut meregang nyawa. (*)
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur