Sementara dari arah yang sama tepat di depannya terdapat truk jungkit yang hendak memutar arah, di u turn atau putaran jalan di depan Benua Variasi. Pengendara motor yang melaju kencang tak bisa mengendalikan kecepatan dan langsung menghantam bagian pintu depan truk, sehingga membuat dua orang pengendara motor terpental ke arah jalur berlawanan.
Nahas, dari arah berlawanan datang mobil boks warna putih dengan nopol KT 8290 NP, langsung menggilas kepala sebelah kanan sang pengemudi motor. Sementara rekannya yang dibonceng, terpental ke depan dan hanya mengalami luka-luka. "Iya, mereka ini terpental ke sebelah kanan, tiba-tiba datang mobil boks dan menabrak," tutur Hadri saat ditemui di lokasi kejadian.
Lebih lanjut dikatakannya, ternyata pengemudi motor ini bersama dengan rekannya yang lain, dari Kota Bangun hendak menuju Samarinda. "Iya, mereka ini ada tiga motor, semua boncengan dan temannya dua motor masih di belakang, dia ini sama temannya laju di depan," tandasnya.
Saat ini jenazah telah di evakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdoel Wahab Sjahranie (AWS), dengan menggunakan ambulance relawan At-Taufik, sedangkan rekannya di larikan ke RS SMC untuk mendapatkan perawatan.
Dari informasi sementara dikumpulkan Korankaltim.com di lokasi, pengemudi motor diketahui bernama Gonis berusia 35 tahun. Sementara rekannya yang dibonceng bernama Ondik diperkirakan juga berusai 35 tahun. Dari pihak Unit Lakalantas Polresta Samarinda telah melakukan olah TKP, dan sopir dump truk serta mobil boks saat ini tengah dimintai keterangan.[]
Penulis: Nancy
Editor : Rusdi