“Pihak rumah sakit menyatakan memang meninggalnya karena tergantung atau murni gantung diri,” kata Kapolsek Tenggarong IPTU Rachmat Andika Prasetyo sore tadi kepada korankaltim.com.
Perwira balok dua itu menjelaskan, saat polisi mendatangi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) secara kasat mata tidak ditemukan luka-luka atau memar tanda kekerasan pada tubuh PNS berjenis kelamin laki-laki tersebut.
Namun meski dipastikan meninggal karena gantung diri, saat ini polisi masih terus mendalami motif meninggalnya PNS tersebut. “Masih kami dalami,” kata Andika.
Andika menerangkan, jasad pertama kali ditemukan bocah usia sekolah dasar pada pukul 06.40 Wita dan diketahui bernama Endi Pinandar, berusia 43 tahun, dalam kondisi tergantung di pohon dengan seutas tali sekira panjang 2 meter.
Melihat hal tersebut bocah tadi melaporkan kepada warga sekitar dan warga bersama Ketua RT setempat langsung melaporkan kejadian tersebut kepada polisi. Polisi langsung mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan tersebut. “Sekitar pukul 07.30 WITA kami mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP serta meminta keterangan saksi,” tutup Andika. (*)
Penulis: Sabri
Editor: Aspian Nur