Warga pun melaporkan kepada Ketua RT 35 Karang Asam Ulu, Marjudi (60). Ia pun langsung melakukan pengecekan sesuai informasi yang diterimanya. "Awalnya ditelpon lurah, dan ada juga warga laporan, makanya langsung ngecek ke TKP dan ternyata benar, baru saya langsung menghubungi pihak berwajib," ungkapnya.
Lanjut dikatakannya, saat itu didapati pula sepeda motor milik BW jenis Suzuki Satria F bernopol KT 2139 II dengan posisi kunci yang masih tertempel. "Pertama kali itu keluarga korban lewat, di pinggir jalan ada motornya (BW), tapi tidak ada orangnya, saat dicari dia sudah gantung diri," ujarnya.
Dia juga menambahkan, berdasarkan informasi dari keluarganya jika, BW ini baru saja melangsungkan pernikahannya pada Jumat (30/10/2020) kemarin. Tetapi, sekitar pukul 05.30 Wita, korban dikabarkan keluar rumah dan pamit kepada istrinya untuk membeli obat, tetapi BW tak kunjung pulang ke rumah. "Iya, dia bilangnya pamit keluar pagi-pagi sekali mau beli obat," pungkasnya.
Saat ini jenazah BW telah dibawa ke RSUD AW Sjahranie untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Sementara pihak kepolisian masih melakukan pendalaman, dengan pemeriksaan saksi-saksi, apa yang menjadi penyebab BW gantung diri.
Penulis: Nancy
Editor : Bambang Irawan