Kalau pada pukul 02.15 WITA kebakaran pertama terjadi di Jalan Aminah Syukur, berlanjut musibah yang sama pukul 09.10 WITA di Jalan Lambung Mangkurat, amukan api untuk yang ketiga kalinya terjadi di Jalan KS Tubun Dalam, Kelurahan Dadi Mulya, Kecamatan Samarinda Ulu pukul 13.10 WITA siang tadi.
Dalam musibah ini sebanyak lima bangunan permanen hangus dan satu rumah ikut terdampak. Akses jalan yang sempit membuat tim pemadam dan relawan kuwalahan, ditambah kondisi fisik yang sangat lelah karena harus bekerja keras memadamkan api.
"Kondisi anggota sangat lelah, belum lagi akses menuju titik api yang sempit jadi kendala juga buat kami," ucap Humas Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Samarinda, Heri.
Ada delapan kepala keluarga atau 30 jiwa yang harus kehilangan tempat berteduh akibat musibah kebakaran ini. Dugaan sementara dalam kejadian tersebut lagi-lagi akibat korsleting listrik, sama seperti kejadian kebakaran pertama dan kedua.
Khatimah, seorang warga yang rumahnya terbakar mengaku sedang baring bersama anak dan cucunya. Wanita 53 tahun itu memang hendak menidurkan cucunya, tiba-tiba dikagetkan dengan kobaran api yang menyala dari dapur. "Saya lagi santai sama anak mau nidurkan cucu, tiba-tiba aja nyala api dari belakang, tidak tahu entah sumber api dari sini atau dari sebelah," ucapnya sambil menangis. (*)
Penulis : Claudius Vico
Editor: Aspian Nur