Truk Hino KT 8887 RN yang dihantamnya diparkir oleh si pengemudi, Abdul Hafid (47) warga Jalan Gaya Baru, Rt 009, Kelurahan Rawa Makmur, Kecamatan Palaran Samarinda.
Kasat Lantas Polresta Samarinda, Kompol Ramadhanil melalui Kanit Lakalantas, Ipda Henny Merdekawati menjelaskan, kejadian bermula saat Agus melaju dari arah Jalan Rapak Indah menuju Jalan Jakarta.
Tepat di seberang SPBU Rapak Indah, truk sedang parkir. Agus tak mampu mengendalikan laju motor hingga menghantam bagian belakang truk.
"Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka berat dan meninggal dunia," tutur Henny, saat dihubungi.
Unit Lakalantas Polsek Samarinda Kota sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mencari keterangan saksi dan mengamankan barang bukti yakni kendaraan yang terlibat kecelakaan.
"Sementara kami telah mengambil keterangan dua orang saksi, yaitu warga sekitar dan si pengemudi truk," sebutnya.
Henny menuturkan, pengemudi truk masih berstatus saksi. "Dugaan sementara karena faktor jalan yang menanjak dan tikungan serta kurangnya lampu penerang jalan dan rambu-rambu," pungkasnya.
Abdul Hafid yang dijumpai awak media di Polsek Samarinda Kota mengaku terkejut dengan kejadian ini.
"Saya parkir di situ dari jam 9 malam. Rencana mau isi bensin buat ke Melak besok," ucap Hafid.
"Pas saya di warung lagi makan, tiba-tiba teman saya kasih tau kalau truk saya ditabrak, orangnya meninggal," lanjutnya.
Hafid sudah melakoni profesi sopir truk selama 20 tahun. Dia memang biasa mengantre bahan bakar di SPBU Rapak Indah.
"Kalau ngantre di sisi SPBU sudah penuh, makanya saya parkir di sisi seberangnya. Saya juga memang sering parkir di situ, dan baru ini kejadian begini," tandasnya.
Penulis : Claudius Vico
Editor: M.Huldi