Curi Baterai Menara Telkomsel Senilai Rp 1,8 Miliar, Tujuh Tersangka Dibekuk Polisi, Satu Perempuan
1 menit baca1.066 kali dibaca

1 menit baca1.066 kali dibaca

KORANKALTIM.COM,TENGGARONG-Satuan Reskrim Polres Kutai Kartanegara membekuk tujuh tersangka pencuri baterai tower Telkomsel di wilayah Kukar, Samarinda dan Bontang, Senin (4/5/2020) di Samarinda.
Ketujuh pelaku adalah warga Samarinda, yakni Co, De, MS, Ip, In, Ru dan Pe. Mereka melakukan aksinya itu sejak 7 Februari-3 Mei 2020. Akibat kejadian tersebut, kerugian ditaksir Rp 1,8 miliar.
"Semuanya kita amankan di Samarinda, di hari yang sama, " kata Kapolres Kukar, AKBP Andrias Susanto Nugroho saat memberi keterangan pers di halaman Mapolres Kukar, Selasa sore (5/5/2020).
Barang bukti yang diamankan dalam kejadian tersebut, yakni satu unit mobil Toyota Innova, pisau, kunci, palu, betel, linggis, gerinda, tabung gas, alat pembakar, dua karung berisi baterai, penutup kotak baterai, dokumen perbaikan tower, senpi rakitan, parang, badik dan bong atau alat hisap sabu.
"Total kerugian Rp 1.899.000.000 dari 30 TKP (Tempat Kejadian Perkara), " kata Andrias.
Perwira melati dua ini mengatakan, hampir semua hasil curiannya tersebut sudah dijual di pasar loak.
"Jadi satu kilo baterai dijual Rp10 ribu. Satu isi baterai mencapai 40 kilo, " katanya.
Terungkapnya kasus tersebut berdasarkan laporan dari manager Telkomsel di Kukar soal pencurian baterai menara. Berdasarkan laporan itu, pihaknya melakukan pengembangan dan menangkap ke tujuh pelaku di Samarinda.
Modus operandi dari kejahatan itu yakni satu tersangka berpura-pura sebagai petugas pemelihara tower Telkomsel yang dilengkapi surat tugas dan catatan.
"Jadi penjaga tower dikelabui menggunakan cara-cara tersebut," katanya.
Dalam menjalankan aksinya, para pelaku mempunyai peran masing-masing. Peran Co adalah sebagai sopir penunjuk arah. Kemudian De (perempuan) sebagai pengalih perhatian pada saat kepergok dengan mengaku sebagai pegawai perbaikan tower. Selanjutnya MS, pengangkut baterai. Lp membuka rak baterai. Terahir In, Ru dan Pe tukang angkut batrai.
Penulis: Sabri
Editor: M.Huldi

Copyright © 2007 - 2026 Korankaltim.com | All Rights Reserved.
5 kali dibaca
111 km Tenggara SELAYAR-SULSEL
01 Okt 2026, 21:20:00 WIB • Kedalaman 10 km
Tidak berpotensi tsunami
Sumber: BMKG