Saat itu, Arif menyalip dua mobil yang berada di depannya, dengan mengambil jalur truk, tiba-tiba dari arah berlawanan datang Toyota Dum Truck Nopol KH 8545 AV warna merah.
Diduga Fahmi tak bisa mengendalikan kecepatan kendaraannya dan terjadilah benturan antara keduanya, yang menyebabkan dua orang meninggal yakni Nor Irana (51) ibu Fahmi dan bayi berusia sembilan bulan atas nama Ratu Balkis, sementara pengemudi Arif Fahmi dalam kondisi kritis sementara Ahyana Aulia (26) adik Fahmi mengalami patah paha kiri dan rusuk kanan.
Menurut keterangan Fahrian Nur (41) rekan Fahmi pada Kamis (26/2/2020) mereka hendak bertolak ke Martapura, Kalimantan Selatan untuk mengikuti Haul Guru Sekumpul ke-15, bersama dengan adiknya serta keponakannya, sementara sang ibu saat itu pergi lebih dahulu ikut dalam rombongan bus.
Ternyata Fahmi menabrak seseorang saat masih di Samarinda, sehingga yang rencana berangkat pagi tertunda dan mereka harus berangkat siang harinya. "Sebelum kecelakaan di jalan trans dia sudah nabrak orang di Samarinda, , makanya harus ngurus dulu dan siangnya baru berangkat sekalian jemput ibunya," tuturnya.
Jumat (27/2/2020) tiba di Kalsel dan sempat bertemu dengan dirinya. "Dia sampai itu Jumat siang dan langsung ke hotel dan istirahat sebentar, saat Ashar baru mereka menuju ke sekumpul, tetapi tidak bisa masuk, sudah steril. Dia telpon saya dan kami ketemu terakhir disitu, sempat mau ajan makan nasi itik, tetapi tiba-tiba ibunya minta kembali ke hotel," bebernya.
Sabtu (28/2/2020) pagi hari dirinya menelpon menanyakan keberadaan Fahmi tersebut dan dijawab oleh korban yang ternyata berada di Rumah Makan Kalimantan untuk silaturahmi dengan Adz-Zikra, karena Fahmi merupakan salah satu santri yang dekat dengan Alm.Ustadz Arifin Ilham. "Iya, saya video call dia, kalau kami sudah di sekumpul dan dia bilang lagi di Rumah Makan Kalimantan, nanti bilangnya nyusul, gak lama handphone saya mati," tetangnya.
Setelah itu, sekitar pukul 16.00 WITA ada info di grup jika Fahmi mengalami kecelakaan, saat ditelepon ternyata pihak kepolisian Kalteng yang mengangkat. "Saya langsung telpon, yang angkat itu polisinya bilangnya, informasi awal, tiga orang meninggal, tetapi setelah mendapatkan info langsung jika Fahmi dalam kondisi kritis dan Ahyana mengalami patah kaki, tetapi kondisi drop," pungkasnya. (*)
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur