Kejadian tersebut berawal ketika tersangka Al datang bersama dengan tiga temannya dengan kondisi mabuk, untuk mencari salah satu penghuni kost bernama Akbar, kemudian tersangka menuju kamar Nur Kholis, untuk mencari Akbar tetapi saat itu, Akbar telah meninggalkan kamar kost tersebut.
Antara, tersangka dan Nur Kholis merupakan teman nongkrong dan dengan penghuni kost teraebut saling kenal. "Dia datang, Akbar sudah pergi dan tiba-tiba Rahman mengamuk dan berkelahi dengan Riki penghuni kost juga, tidak tahu juga kenapa," kata Nia Yulisa alias Nia (21) istri Nur Kholis saat ditemui hari ini.
Akibat keributan tersebut Nia bersama dengan anaknya yang masih berusia 8 bulan ikut terimbas. "Saya, tertindih lemari sama anak saya, untung saya lindungi pakai badan, dari situ suami saya marah dan berkelahi sama Rahman," tuturnya.
Hal tersebut membuat penghuni kost lainnya terganggu dan sempat ditegur, tetapi tak dihiraukan oleh tersangka yang saat itu sedang berkelahi dengan Nur Kholis. "Saat itu, ibu kost turun minta bantuan dengan penghuni lainnya (Agus) untuk melerai, tetapi yang mau nolong ternyata kena timpas," sebut Nia.
Dikonfirmasi terkait hal tersebut Kapolsek Samarinda Seberang melalui Wakapolsek Samarinda Seberang, Iptu Sutrisno menegaskan, tidak ada keributan atau saling serang seperti kabar yang beredar. “Hanya pertengakaran antara penghuni kost dan mereka juga saling kenal satu sama lainnya. Ada empat orang yang kami amankan, tetapi satu pelaku yang diproses karena melakukan penganiayaan dengan menggunakan sajam," jelas Sutrisno.
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur