FGD kali ini menyasar kaum milenial karena seluruh stakeholder ingin mendengar pendapat dan masukannya agar Pilkada 2020 berlangsung aman dan damai.
Kapolres Kukar AKBP Andrias Susanto Nugroho menyebutkan, 50 persen pemilih di Kukar adalah kaum milenial sehingga masukan-masukannya sangatlah penting untuk didengar.
"Kami anggap ini penting, karena perlu kita sinergikan bersama untuk menjaga situasi tetap, aman, sejuk dan damai menjelang Pilkada Kukar," kata Andrias kepada media.
Dari beberapa masukan kaum milenial yang kebanyakan adalah mahasiswa itu, mereka meminta agar aparat keamanan untuk terus menjaga netralitasnya.
Ketua DPRD Kukar Abdul Rasyid mengapresiasi terobosan Polres Kukar untuk menggelar FGD ini. Menurutnya, masyarakat perlu banyak tahu terkait Pilkada Kukar dan FGD ini juga menjadi momen penting untuk mengedukasi kaum milenial akan pentingnya menjaga kondusivitas.
"Ini agar partisipasi dan kepedulian masyarakat tinggi, dan kita harap ini melahirkan kepala daerah yang membawa Kukar terus maju ke depan," pungkasnya.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: M.Huldi