Menurut pengurus langgar, kedua pelaku sudah duduk-duduk di langgar sejak pagi. Warga curiga dengan tindak-tanduk mereka.
Rupanya, keduanya mencari kunci langgar. Setelah mendapatkan kunci di ventilasi pintu, mereka masuk ke langgar dan langsung membawa kotak amal ke belakang toilet.
Usai menggondol isi kotak amal, keduanya pun kabur. Pengurus langgar kemudian menemukan isi kotak sudah kosong melompong. Kecurigaan semakin menguat dan mengarah pada keduanya.
"Mereka tertangkap bakda magrib tadi. Ada anak sebaya yang kenal dengan kedua pelaku. Jadi mereka dipancing main di sekitar langgar. Setelah asyik main, baru dilaporkan ke takmir langgar dan diinterogasi," ujar warga Triyu 2, Adi kepada korankaltim.com.
Awalnya, keduanya tak mengaku. Setelah diinterogasi, salah satunya mengaku.
Bahkan, diakuinya, aksi mereka sudah keempat kalinya. Kotak amal yang dibongkar antara lain milik Masjid Abu Hurairah, Triyu 2, Masjid Al Mubarokah, Jl Stadion, dan Masjid Al-banun, Mangkuraja (*)