Saat itu salah satu anggota keluarga, sedang mandi, tiba-tiba ada masuk asap di dalam kamar mandi.
Dan saat dirinya, mengecek ternyata api membesar dari rumah bangsalan, yang berjarak sekitar 5 meter dari rumahnya.
"Ada saudara yang mandi, tiba-tiba datang lari bilang ada kebakaran, makanya kami semua langsung lari keluar menyelamatkan diri," tuturnya.
Bangunan yang terbakar tersebut merupakan rumah bangsalan 3 pintu, yang terbuat dari kayu.
"Itu rumah bangsalan 3 pintu," sebut Firman lagi.
Akibat musibah kebakaran tersebut 1 bangsal 3 pintu dan 2 rumah tunggal ludes terbakar dilahap si jgo merah, dengan 20 jiwa dari 5 KK harus kehilangan tempat tinggal.
Sementara Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Samarinda, Nursan mengatakan api berhasil dipadamkan 40 menit kemudian.
"Alhamdulillah api bisa kami padamkan, kurang dari sejam. Untuk bangunan yang terbakar dua rumah tunggal dan satu bangsalan 3 pintu," jelas. Nursan.
Sementara, penyebab api sementara dikarenakan korsleting listrik.
"Korsleting listrik dari salah pintu rumah bangsalan," pungkasnya. (*)
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur