Akibatnya diperkirakan sebanyak 8 bangunan yang terdiri dari 7 bangunan dan 1 bangsalan dua pintu, serta satu terdampak, dan menyebabkan 24 jiwa dari 8 kepala keluarga kehilangan tempat tinggalnya.
Menurut keterangan dari salah satu saksi, Supar (37) mengatakan, api berawal dilihat asal dari salah satu bangunan yakni bangsalan dua pintu. Tak lama dengan cepat api menyebar ke bangunan lainnya.
"Mau siap-siap kerja, saat keluar rumah ada asap di depan rumah dari rumah bangsalan, gak lama api membesar," kata Supar yang sehati-harinya beraktivitas sebagai ojek online.
Melihat peristiwa tersebut, dirinya mengurungkan niatnya untuk bekerja, tetapi terlebih dahulu membantu warga lain untuk memadamkan api.
"Tidak jadi kerja, karena saya liat apinya besar, takut kena rumah, makanya saya amankan surat-surat berharga serta motor, baru membantu warga yang lain memadamkan api," tandasnya.
Padatnya bangunan disekitar tersebut serta gang sempit, sempat membuat petugas pemadam kebakaran serta relawan kesulitan, pasalnya api dengan cepat menyebar ditambah angin yang cukup kencang jelang senja tadi.
Api berhasil dipadamkan sekitar jam 18.07 WITA dan tak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut.
Untuk penyebab api, dugaan sementara karena korsleting listrik dan masih dalam penyelidikan Kepolisian Polsek Sungai Pinang.
Penulis: Nancy
Editor: Desman Minang