Pada lomba sepeda khusus tanpa pedal, rantai, atau gir yang dirancang untuk anak-anak usia dini ini, push bike Paser tampil dibeberapa omor lomba, masing-masing kelompok Usia 2016 1 orang, 2017 1 orang, 2018 2 orang, 2019 2 orang, 2020 4 orang, 2021 6 orang, 2022 4 orang dan 2023 sebanyak 2 orang. Kepala Pelatih Push Bike Paser Heri Asmin menjelaskan, dari 22 riders yang berlaga terbagi kedalam kelompok umur sesuai tahun kelahiran.
"Bisa ikut serta pada kegiatan ini saja sudah membanggakan bagi kami, karena memang tim ini baru saja terbentuk," ujar Asmin kepada Korankaltim.com Selasa (28/7/2026).
Anggaran keberangkatan tim push bike Paser sepenuhnya ditaggung orangtua masing-masing, menandakan para orangtua riders yang lebih dikenal dengan sebutan mama papa riders memiliki semangat dan motivasi yang tinggi dalam mendukung kemajuan dan keberhasilan anak-anak mereka.
Semangat tersebut terbayarkan dengan keberhasilan sejumlah riders yang sukses merebut medali.
Pada kelompok 2023 push bike bernama Kaivan jadi juara kelas elite. Rider lain pada kelompok 2019, Hanum dan Mecca posisi kedua kelas novice, juara ketiga Reynand dari kelompok 2021 novice dan Alby pada kelompok 2022 Novice, serta beberapa rider dari berbagai kelompok dan kelas dengan berbagai posisi di 10 besar.
"Perolehan posisi juara ini sangat membanggakan bagi kami, mengingat Push Bike Paser masih pada tarap pemula dan belum berpengalaman, semoga saja ini akan menjadi motivasi bersama," sebut Asmin.
Push Bike sendiri diakuinya belum seeksis sepatu roda atau olahraga sepeda karena di Paser baru berkembang setahun terakhir. Meski begitu peminatnya berkembang pesat.
"Kami sangat berharap push bike di Paser mendapatkan dukungan dari pemerintah juga mendapatkan dukungan untuk menyelenggarakan even seperti daerah lain", harap Asmin.
Editor: Aspian Nur