Mereka datang untuk mengikuti kegiatan pelatihan Safety Rifing dan Pertolongan Pertama pada Korban Kecelakaan.
Kasatlantas Polres Paser AKP Weny Wahyuningsih menjelaskan, kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya pencegahan terhadap potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi di jalan raya.
"Kami mengajak ojol dan kurir untuk bisa mendukung sosialisasi keselamatan berlalu lintas karena mereka merupakan mitra kami," ujar Weny kepada Korankaltim.com disela kegiatan.
Dalam agenda tersebut, Satlantas juga menggandeng tim kesehatan yang juga memberikan edukasi terkait penanganan pertama terhadap kondisi kecelakaan lalu lintas, termasuk juga tindakan yang bisa dilakukan jika terjadi kecelakaan dijalan.
"Driver ojol dan kurir sebagai pelopor berlalulintas dibekali fengan informasi penangana pertama jika terjadi laka ataupun menemukan peristiwa laka di jalan," ungkapnya.
Satlantas Polres Paser juga mengajak ojol dan kurir untuk melakukan test drive. Sebagian terlihat terampil namun ada juga yang kesulitan saat menaiki motor Hunter Scrambler SK500.
Pada momen tersebut, driver ojol juga menyamoaikan sejumlah keluhan serta kendala yang kerap terjadi di lapangan, diantaranya berkaitan dengan penerangan jalan di sejumlah ruas jalan.Satlantas Polres Paser telah berkoordinasi dengan pihak Dinas Perhubungan Paser terkait hal itu.
"Sejumlah ruas jalan di Paser masih minim penerangan, gelap saat malam hari, hal ini memimbulkan potensi kerawanan bagi masyarakat, kami sudah sampaikan hal ini pada Dishub Paser dan sebagian sudah ditangami," ujarnya.
Sementara Zidan, perwakilan driver mengaku kegiatan tersebut selain memberikan edukasi juga menjadi upaya bersama dalam menjaga dan mencegah terjadinya kecelakaan di jalan
"Kegiatan ini sangat membantu kami sebagai driver ojol dan juga Kuris, selain memberikan edukasi terkait safety riding juga memberikan kami kesempatan untuk bisa lebih baik dalam memberikan pelayanan pada konsumen," ujar Zidan.
Aspirasi yang disampaikan driver ojol dan kurir diharapkan bisa ditangani oleh pihak yang berwenang, terutama pada permasalahan minimnya penerangan jalan disejumlah ruas jalan.
"Kami harap kedepan kegiatan ini bisa dilaksanakan secara rutin untuk mencegah potensi kerawanan di jalan raya umum," ucap Zidan.
Editor: Aspian Nur