Hanya saja sedikit dari masyarakat yang memperhatikan dampak lingkungan dari agenda besar keagamaan tersebut, diantaranya penggunaan plastik dalam jumlah besar. Masyarakat sudah terbiasa menggunakan plastik untuk membungkus daging yang akan dibagikan. Namun hal tersebut tidak berlaku bagi pengelolaa penyembelihan hewan kurban di Rumah Qur'an Umar Bin Khattab Tanah Grogot, Kabupaten Paser.
Ditengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan, Rumah Qur'an Umar Bin Khattab Tanah Grogot menunjukkan komitmennya melalui pelaksanaan program Qurban Ramah Lingkungan yang telah berjalan secara konsisten selama kurang lebih lima tahun terakhir.
Ketua Panitia Ustadz Rudi Kurniawan sekaligus asatidz Rumah Qur'an Umar Bin Khattab menjelaskan, mereka memilih menggunakan toples atau wadah yang dapat digunakan kembali sebagai pengganti plastik.
"Langkah sederhana ini menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan sekaligus edukasi kepada masyarakat agar lebih bijak dalam mengelola sampah," ujar Rudi Kurniawan. Senin (1/6/2026).
Qurban bukan hanya tentang berbagi daging kepada sesama, tetapi juga tentang menebarkan manfaat yang lebih luas, termasuk menjaga kelestarian alam yang merupakan amanah dari Allah SWT.
"Qurban adalah ibadah yang mengajarkan keikhlasan, kepedulian dan pengorbanan. Kami ingin nilai-nilai tersebut tidak berhenti pada penyembelihan hewan semata, tetapi juga diwujudkan dalam kepedulian terhadap lingkungan dengan mengurangi penggunaan sampah plastik," ujarnya.
Sementara Ketua RT 04/01 Tanah Grogot. Said Hamdi mengapresiasi inovasi yang telah dilakukan pengelola penyembelihan hewan kurban di Rumah Quran Umr Bin Khattab.
"Selain membantu mengurangi limbah plastik, penggunaan toples juga membuat distribusi daging qurban menjadi lebih rapi, higienis dan bernilai jangka panjang bagi penerimanya," ujar Said Hamdi.
Diharapkan apa yang telah dilakukan pengurus Rumah Qur'an Umar Bin Khattab dapat menginspirasi lembaga, masjid, dan panitia qurban lainnya untuk mulai menerapkan konsep qurban yang lebih ramah lingkungan. Dengan jutaan kantong plastik yang berpotensi digunakan saat musim qurban, perubahan kecil yang dilakukan secara bersama-sama diyakini dapat memberikan dampak besar.
Melalui gerakan Qurban Ramah Lingkungan ini, Rumah Qur'an Umar Bin Khattab mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memulai kebiasaan baik, mengurangi sampah plastik dan menjadikan Iduladha sebagai momentum membangun budaya qurban yang lebih sehat, bersih, dan berkelanjutan.
"Dengan konsep Kurban Ramah Lingkungan, kami membagikan 500 paket daging setelah melakukan penyembelihan 5 sapi dan seekor kambing, sebanyak 245 paket daging diserahkan pada ke santri, asatidz rumah qur'an 20 pengajar, selebihnya diberikan pada kaum dhuafa fakir miskin dan hadiah tetangga rumah qur'an umar bin Khattab 235 paket," pungkasnya.
Editor: Aspian Nur