Konfercab tersebut sekaligus menetapkan kepemimpinan baru GP Ansor Kabupaten Paser untuk periode selanjutnya. Dalam forum tersebut, Aba Rauf terpilih sebagai ketua setelah melalui musyawarah dan pemilihan yang diikuti perwakilan Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Paser.
Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Paser, KH Sholehuddin Rusdy menegaskan bahwa GP Ansor sebagai badan otonom NU harus tetap menjaga independensi, sekaligus bersinergi dengan PCNU dan Pemerintah Kabupaten Paser.
“Dengan semangat independensi serta sinergisitas terhadap PCNU dan juga pemerintah Kabupaten Paser, maka GP Ansor juga memiliki peranan penting untuk mendukung pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.
Ia juga mengingatkan kader GP Ansor agar terus menjaga soliditas organisasi dalam menjalankan amanah, termasuk menjaga ulama dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di tengah tantangan perkembangan zaman.
Sementara itu, Ketua Pengurus Wilayah (PW) GP Ansor Kaltim, Murjani menilai pelaksanaan Konfercab GP Ansor Paser membuktikan organisasi tersebut sehat dan memiliki regenerasi dan kader yang solid.
“Organisasi yang sehat dibuktikan dengan siklus kepemimpinan dan regenerasi berjalan dengan baik, ini lah yang dibuktikan GP Ansor Kabupaten Paser,” terangnya.
Ia menambahkan, kepengurusan ke depan memiliki tanggung jawab besar dalam memperkuat kaderisasi hingga tingkat kecamatan melalui Pengurus Anak Cabang (PAC).
“Tanggung jawab dan amanah besar menanti ke depanya, untuk itu solidnya kepengurusan sangat dibutuhkan dalam perkembangan GP Ansor di Kabupaten Paser,” tutupnya.
Editor: Erwin