Akreditasi “Baik Sekali” diterima universitas tersebut setelah mewujudkan pendidikan tinggi yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan saat ini.
Prestasi tersebut merupakan kebanggaan karena ada tiga studi yang meraih penghargaan tersebut yakni, S1 Bisnis Digital berdasarkan Surat Keputusan LAMEMBA Nomor 2454/DE/A.5/AR.10/VII/2025. S1 Agroteknologi berdasarkan SK BAN-PT Nomor 8768/SK/BAN-PT/AK/S/XII/2025. Serta S1 Agribisnis berdasarkan SK BAN-PT Nomor 6286/SK/BAN-PT/AK/S/IV/2026.
Dekan UMKT Paser Yuli Setyowati menjelaskan, capaian tersebut menjadi tonggak penting bagi UMKT untuk memberikan dukungan terhadap peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) di Bumi Daya Taka.
"Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja keras seluruh civitas akademika dalam meningkatkan mutu pembelajaran, penguatan kurikulum serta pengembangan sumber daya manusia yang berdaya saing," kata Yuli kepada Korankaltim.com Selasa (28/4/2026).
Prestasi yang diraih tersebut selain menjadi kebanggaan juga menjadi motivasi agar UMKT Kampus Paser mampu terus meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan.
"Ini bagian motivasi bagi kami untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan, ini bukan akhir, melainkan langkah awal untuk mencapai hasil yang lebih tinggi di masa mendatang,” paparnya.
Nantinya Fakultas Pertanian dan Bisnis Digital UMKT Kampus Paser berkomitmen untuk terus berinovasi, memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak. Serta mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap menghadapi tantangan dunia kerja dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.
"Tentu akan ada banyak hal terkait inovasi yang akan diwujudkan kedepannya, karena penghargaan ini juga menjadi tantangan bagi kami agar bisa terus ditingkatkan," sebut Yuli.
Prestasi tersebut sekaligus menjadi bukti kehadiran UMKT Paser mampu memberikan dampak nyata dalam peningkatan kualitas pendidikan tinggi di Kalimantan Timur.
"Dengan diraihnya akreditasi Ini diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap UMKT Kampus Kabupaten Paser semakin meningkat. Selain itu, capaian ini juga membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi, baik di bidang pertanian maupun bisnis digital yang saat ini menjadi sektor strategis," tutup Yuli.
Editor: Aspian Nur