Kepastian itu disampaikan Bupati Paser Fahmi Fadli yang juga Ketua Panitia Besar (PB) Porprov VIII Kalimantan Timur setelah berkoordinasi dengan Wakil Bupati H Ikhwan Antasari, Sekda Paser Katsul Wijaya yang juga sebagai Ketua KONI Paser serta sejumlah perangkat daerah di Paser.
"Setelah berdiskusi kami sepakati untuk jadwal penyelenggaraan Porprov VIII pada 14-27 November 2026," ujar Fahmi kepada Korankaltim.com Rabu (8/4/2026).
Terkait hal itu, seluruh stake holder pun bersiap untuk mendukung suksesnya kegiatan tersebut, satu diantaranya Dinas Perindustrian, Perdagangan, Kokerasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM) Paser.
Kepala Disperindagkop Paser Yusup mereka berencana memanggil perwakilan komunitas dari UMKM di daerah tersebut. "Sesuai target Paser, Porprov diharapkan sukses ekonomi, dimana dilihat dari peran serta partisipasi pelaku UMKM selama pelaksanaan berlangsung," papar Yusup.
Pelaku UMKM akan dihadirkan disetiap lokasi penginapan kontingen terutama yang menyajikan oleh-oleh khas daerah Paser seperti hasil kerajinan tangan tradisional, baju, camilan serta makanan yang mampu bertahan lama. "Kami coba koordinasikan terlebih dahulu dengan Disporapar Kabupaten Paser untuk mengetahui titik pwnginapan kontingen, baru kami akan lakukan oenataan terhadap UMKM disetiap penginapan Kontingen," jelasnya.
Disperindagkop Paser sudah berkomunikasi dengan pihak Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) setempat untuk menyediakan lokasi penempatan produk UMKM disetiap hotel dan restoran Indonesia yang ada di Tanah Grogot. "Kami juga sudah koordinasi dengan PHRI untuk bisa mengimbau pada pelaku usaha perhotelan dan restoran untuk bisa menyediakan tempat bagi pelaku UMKM di Kabupaten Paser," tutup Yusuf.
Editor: Aspian Nur