Semua berawal dari kepanikan seorang warga yang hendak membeli rokok di sebuah warung pada dini hari di kawasan tersebut dan warga itu melihat api sudah cukup besar, membuatnya bergegas menuju Kantor Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Paser untuk melapor.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Paser Lukman Dharma kepada Korankaltim.com menjelaskan, dari laporan warga tersebut petugas langsung bergerak memuju Lokasi. Namun kondisi bangunan yang berbahan kayu serta banyakny material yang mudah terbakar membuat api cepat berkobar, menghanguskan sebuah rumah dan merembat ke sebuah bangunan kios. Upaya pemadaman terus dilakukan sampai jam empat pagi dengan mengerahkan delapan mobil pemadam kebakaran dari BPBD Kabupaten Paser serta sebuah ambulans PMI.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas dan relawan mendapatkan kabar ada dua orang yang tak sempat menyelamatkan diri, terjebak saat api berkobar dan ikut terbakar dalam bangunan yaitu seorang lansia dan seorang anak dibawah umur.
"Ada informasi saat kebakaran ada lansia dengan kondiai lumpuh dan seorang anak dibawah umur yang terjebak dalam kobaran api," sebut Lukman lagi.
Tim kembali bergerak melakukan pencarian ditengah puing sisa kebakaran dan menemukan dua jenazah dalam kondisi gosong jelang fajar menyingsing. "Setelah ditemukan jasad langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Panglima Sebaya," ucapnya.
Selain dua nyawa melayang, sejumlah surat dan dokumen penting juga hangus dengan kerugian materiil diperkirakan mencapai satu miliar rupiah.
"Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga almarhum dan warga sekitar serta menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi munculnya titik api yang membahayakan," tutup Lukman.
Editor: Aspian Nur