Terapi pemulihan tersebut diberikan sebagai upaya mengurangi rasa duka yang dialami masyarakat, khususnya anak-anak.
Kapolres Paser AKBP Novy Adi Wibowo melalui Kapolsek Long Ikis, IPTU Slamet Hafidin menyampaikan, dalam kegiatan tersebut personel kepolisian mengajak anak-anak korban kebakaran mengikuti terapi pemulihan dengan membagikan makanan ringan dan memberikan pendampingan psikologis.
"Kami berupaya untuk bisa hadir di masyarakat, terlebih lagi di tengah kondisi musibah saat ini," ujarnya, Sabtu (28/2/2026).
Dalam kesempatan tersebut, seluruh personel kepolisian juga menyerahkan bantuan sembako berupa mi instan sebanyak 100 dus, beras 10 kilogram sebanyak 10 sak, beras 5 kilogram sebanyak 90 sak, telur sebanyak 20 rak, minyak goreng sebanyak 2 dus, air mineral sebanyak 9 dus, gula sebanyak 20 kilogram, serta makanan ringan untuk anak-anak sebanyak 80 pcs.
“Kami harap bantuan yang disalurkan ini bisa digunakan dengan baik, setidaknya bisa sedikit mengurangi beban kebutuhan bagi warga yang terdampak musibah kebakaran ini,” harapnya.
Selain jajaran Polres Paser, pemerintah daerah juga hadir langsung di lokasi musibah. Wakil Bupati Paser, H. Ikhwan Antasari, turut menyambangi lokasi kebakaran serta mendirikan posko bersama para pemangku kepentingan (stakeholder). Ia juga menginisiasi pembentukan dapur umum untuk membantu kebutuhan warga terdampak.
Posko kebakaran tersebut difungsikan sebagai pusat pengumpulan bantuan dari masyarakat. Pascakebakaran, sejumlah bantuan dari warga Kecamatan Long Ikis telah disalurkan melalui posko tersebut, termasuk bantuan dari beberapa anggota DPRD Paser.
"Saat kami berada di posko, sudah terdapat beberapa bantuan dari masyarakat, mulai dari bantuan makanan sampai pada bantuan berupa pakaian bekas layak pakai," ujarnya.
Selain itu, ia juga mengimbau agar masyarakat bisa saling mendukung guna menjaga kondusivitas lingkungan mengingat duka tersebut cukup berat dirasakan, terutama bagi warga yang kehilangan tempat tinggalnya.
"Masyarakat di sini memiliki rasa empati yang tinggi, bahkan warga juga bergotong-royong memberikan bantuan pada warga korban kebakaran, terutama untuk berbagi tempat tinggal pada korban kebakaran. Semoga kondusivitas lingkungan bisa terus terjaga," pungkasnya.
Editor: Erwin