Hal ini disampaikan Pembina Pesantren Bina Islam Azhar Bahruddin kepada Korankaltim.com Senin (16/2/2026) hari ini.
"Peningkatan pembinaan tidak hanya dilakukan pada kuantitas saja, tapi juga pada kualitas rutinatas pembinaan," ujar Azhar.
Tak hanya peningkatan fisik, seluruh santri juga akan diajak untuk bisa memahami makna dalam pelaksanaan ibadah selama Ramadan sehingga setiap santri tak hanya memaknai ibadah secara harfiah.
"Pelaksanaan ibadah di bulan suci Ramadan tidak hanya dimaknai secara harfiah semata tapi bagaimana setiap santri bisa menanamkan serta meningkatkan nilai keislaman secara utuh dalam melaksanakan setiap ibadah," tegasnya.
Bulan Ramadan merupakan implementasi dari kehidupan selama 11 bulan. Tidak hanya ibadah wajib yang dilaksanakan, namun juga melaksanakan berbagai ibadah sunah, mulai dari salat sunah tarawih, tahajud, sedekah serta ibadah sunah lainnya.
Beberapa program pembinaan di Pondok Pesantren Bina Islam sudah berlangsung rutin, hanya saja agenda rutin tersebut akan ditingkatkan.
"Kami mengajak agar seluruh santri bisa meningkatkan kuantitas serta kualitas ibadah, baik dalam ibadah sunnah maupun pada pelaksanan kerja sosial," tutup Azhar.
Editor: Aspian Nur