Perpustakaan Digital di Paser Terkendala Jaringan Internet
1 menit baca0 kali dibaca

Penulis: Dwi Cahyo
KORANKALTIM.COM, TANA PASER - Meningkatkan kualitas pendidikan tidak hanya dilakukan dengan melaksanakan pembangunan fisik namun perlu upaya peningkatan literasi.
Hal itulah yang dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disikbud) Kabupaten Paser lewat Perpustakaan Digital yang sudah diterapkan sejak tahun 2024 disetiap sekolah tingkat SMP.
Hanya saja dalam perjalanannya ada kendala yang harus segera ditangani terutama berkaitan dengan kualitas jaringan internet.
Kepala Dinas PenDidikan Paser M Yunus meyebut program Perpustakaan Digital sangat bergantung pada kualitas jaringan internet dan seringkali program ini terkendala dengan jaringan internet yang tidak baik bahkan perangkat tidak bisa mengakses jaringan internet.
"Sudah diterapkan diseluruh sekolah, tapi memang ada sekolah yang belum maksimal, dikarenakan akses jaringan internet yang kurang baik, " sebut Yunus kepada Korankaltim.com Jumat (6/2/2026).
Minat baca melalui program Perpustakaan Digital sendiri menunjukkan tren yang cukup baik terutama sekolah yang berada di desa, sehingga berkaitan dengan permasalahan jaringan internet perlu menjadi perhatian.
Yunus berterima kasih atas program bupati lewat Dinas Komunikasi Informatika statistik dan Persandian (DKISP) Paser yang telah mengupayakan agar setiap desa bisa mengakses jaringan internet.
Dengan diterapkannya program Perpustakaan Digital tersebut diakui tingkat literasi pelajar disekolah mengalami naik, hanya saja masih ada 10 sekolah yang perlu dilakukan pendampingan serius karena raport literasi dalam program Perpustakaan digital masih rendah.
Editor: Aspian Nur










