Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Paser melalui program Ayo Sekolah berkomitmen memperkuat dukungan terhadap proses pembelajaran di satuan pendidikan.
Selain itu, pemerintah daerah juga telah menetapkan berbagai program guna meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Paser, M. Yunus menyampaikan Visi Paser Tuntas dalam hal pendidikan, yakni Ayo Sekolah telah ditetapkan melalui program beasiswa, seragam serta pengembangan literasi sekolah.
“Upaya pengembangan pendidikan kami lakukan melalui berbagai program, tidak hanya pada guru tapi juga pada pelajaran, salah satunya melalui fasilitas pembelajaran seperti buku, “ Ujar M. Yunus. Senin (2/2/2026).
Di samping itu, Kepala Bidang Pembinaan SMP, Disdikbud Paser, Novenandhana Hidayat Vijaya tekankan buku merupakan kebutuhan mendasar bagi setiap pelajaran.
Maka dari, itu pemerintah daerah menyediakan anggaran di tahun 2024 untuk pengadaan buku wajib yang ditentukan oleh kementerian serta sejumlah buku pendamping.
“Sudah sejak 2024 kami menganggarkan buku wajib disekolah, selain itu juga ada ketentuan yang mewajibkan penggunaan anggaran Dana BOSP 10 persen untuk dialokasikan pada pengadaan buku bagi pelajar,” jelasnya.
Pengadaan buku oleh pemerintah dinilai menyesuaikan ketentuan. Di antaranya, buku utama yang disediakan oleh pemerintah melalui kurikulum merdeka 2013, buku bacaan yang lolos kurasi oleh Kemendikdasmen.
“Sudah ada aturan dalam penyediaan buku bagi pelajar, bahkan dalam pengadaan juga harus melalui Sistem informasi pengadaan sekolah serta melalui musyawarah dewan guru dan kepala sekolah, “ terangnya.
Selain itu, guna mengantisipasi praktik guru menjual buku. Pemerintah telah menerbitkan program perpustakaan digital. Program tersebut bisa dimanfaatkan pelajar untuk mencari referensi belajar baik di sekolah maupun di luar lingkungan sekolah.
“Sekarang sudah ada program Perpustakaan digital, ini bisa dimanfaatkan oleh pelajar untuk membaca buku di mana pun berada, yang terpenting bisa mengakses jaringan internet,” pungkasnya.
Editor: Erwin