Imbas struktur bangunan yang tidak memiliki akses keselamatan itu membuat petugas pemadam harus bekerja ekstra membawa sejumlah peralatan masuk kedalam gedung.
Hal ini disampaikan Kepala Dians Pemadam Kebakaran Kabupaten Paser Lukman Dharma. Dijelaskannya, upaya pemadaman tetap dilakukan secara maksimal serya mencegah api menyebar kebangunan lain disekitarnya.
"Kami menghadapi kendala berupa bangunan yang tidak memiliki akses jalur keselamatan, sehingga menyulitkan upaya pemblokiran dan pengendalian api," ungkap Lukman Dharma kepada Korankaltim.com Kamis (22/1/2026).
Karena tidak adanya akses keselamatan tersebut membuat dua petugas mengalami sesak napas.
"Tapi kebakaran berhasil dikendalikan dan tidak meluas. Dampak kebakaran hanya menghanguskan sekitar 10 persen bangunan di sebelah lokasi kejadian yang merupakan Dealer kendaraan," imbuhnya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materil mencapai Rp1,5 Miliar.
Diketahui dalam musibah kebakaran Kafe 99 di Kilometer 5 tersebut membuat listrik disejumlah desa ikut padam.
Kafe yang dilengkapi beberapa ruang karaoke tersebut terbakar hebat, Rabu (21/1/2026) sekitar pukul 22.30 WITA dan tidak hanya menghanguskan bangunan tempat nongkrong tersebut tetapi juga merusak kabel jaringan listrik milik PLN.
Sejumlah desa yang mengalami pemadaman listrik di antaranya Desa Tepian Batang, Desa Janju, dan Desa Sempulang di Kecamatan Tanah Grogot. Selain itu, pemadaman juga terjadi di Desa Keluang Paser Jaya dan Desa Lolo, Kecamatan Kuaro.
Editor: Aspian Nur