Upaya percepatan guna mengajak investor di Paser dilakukan untuk bisa berinvestasi dalam program MBG lewat penyediaan dapur MBG terutama di wilayah dengan jumlah oenerima manfaat dibawah 1000 orang.
Berkaitan dengan hal tersebut, Ketua Satgas MBG Paser Katsul Wijaya melalui Sekretaris Budy Hartika menjelaskan, sebagai wujud tindaklanjut dari penerapan program MBG di Paser diperlukan pengembangan terhadap fasilitas penyedia jasa.
"Ini merupakan program yang harus dilaksanakan dengan cepat, karena itu kami juga tidak bisa hanya bertindak dengan santai untuk mempercepat pelaksanaan pelayanan MBG kepada pelajar selaku penerima manfaat," ujar Budi Hartika kepada Korankaltim.com Jumat (31/10/2025).
Saat ini Paser telah memiliki tiga dapur MBG yang berada di Tananh Grogot sementara pembentukan dapur MBG akan ditempatkan di lingkungan desa.
Satgas MBG membuka kesempatan bagi investor di lingkungan Kabupaten Paser untuk turut serta memberikan dukungan dalam pelaksanaan penyaluran MBG.
Kesempatan untuk investor dalam penyediaan Dapur MBG dimulai sejak akhir pekan lalu, namun sampai saat ini masih minim diketahui oleh masyarakat. Sehingga minin juga investor yang hendak berpartisipasi karena informasi tersebut belum tersebar secara meluas. Untuk itu, pihak Satgas MBG melakukan perluasan dalam penyebarluasan informasi melalui sebaran pamflet di media sosial.
"Kami sudah lakukan penyebarluasan informasi melalui media sosial, memang baru dua hari ini dan setelah dilakukan penyebarluasan informasi banyak investor yang mulai mencari berkaitan dengan Dapur MBG," sebutnya.
Ada beberapa syarat yang harus terpenuhi bagi investor dapur MBG dan bagi yang berminat harus melengkapi dokumen seperti, pengajuan proposal, rencana anggaran, bangunan dan perlengkapan lainnya.
Editor: Aspian Nur