Anggota Frakai PKB Edwin Santoso menyatakan pihaknya mengapresiasi capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2023 yang mencapai 74,56 poin, serta peningkatan pada tahun 2024 sebesar 0,76 poin sehingga menjadi 75,13 poin, juga proyeksi capaian IPM pada tahun 2025 direncanakan sebesar 75,65 poin.
"Meningkatnya IPM menunjukkan adanya tren positif dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat,
terutama di bidang pendidikan, kesehatan dan daya beli masyarakat," ucap Edwin pada kesempatan itu
Namun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser diingatkan untuk tetap fokus pada upaya peningkatan angka IPM secara makro.
"DPRD Paser digarda terdepan untuk memperhatikan pemerataan kualitas pembangunan manusia," tegasnya.
Adapun pemerataan yang dimaksud yakni melalui peningkatan mutu pendidikan dari jenjang dasar hingga menengah, termasuk penguatan kapasitas tenaga pendidik dan sarana prasarana pendidikan yang memadai. Akses layanan kesehatan yang lebih merata, dengan memperkuat fasilitas kesehatan primer, meningkatkan jumlah tenaga kesehatan, serta memperluas jangkauan program promotif dan preventif kesehatan Masyarakat.
"Kami juga mendukung pentingnya penggunaan data IPM sebagai alat evaluasi dan dasar perencanaan kebijakan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan sosial. Dengan demikian, peningkatan IPM bukan hanya sekadar angka, namun benar-benar mencerminkan kemajuan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh," pungkas Edwin.
Foto :
Anggita Fraksi PKB Edwin Santoso saat membacakan tanggapan Frakai PKB terhadap Nota Keuangan Raperda Perubahan APBD Kabupaten Paser Tahun Anggaran 2025.
Editor Aspian Nur