Wakil Bupati Paser H Ikhwan Antasari bersama unsur Forkopimda mendatangi sekolah yang mulai menerapkan program MBG tersebut yang satu diantaranya berlangsung di di SMPN 2 Tanah Grogot.
MBG sendiri merupakan program Presiden RI Prabowo Subianto yang harus diterapkan disetiap sekolah, termasuk di Paser.
"Hari ini kami melaksanakan program perdana MBG, meskipun yang pertama tapi karena persiapan sudah matang akhirnya bisa berjalan dengan lancar," ucap Ikhwan.
Untuk pelaksanaan MBG perdana ini ada dua unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyalurkan makanan kepada 11 sekolah di Kecamatan Tanah Grogot dengan jumlah penerima lebih dari 3.000 penerima.
"Kami meninjau di SMPN 2 Tanah Grogot dengan jumlah penerima sebanyak 590 siswa, total penerima MBG pada hari ini lebih dari 3.000 siswa," sebutnya.
Terkait keterpenuhan gizi dalam setiap makanan yang diberikan hal tersebut telah ditetapkan oleh ahli gizi sehingga masyarakat tidak perlu khawatir.
"Penyaluran MBG ini diawasi tim dari Badan Gizi Nasional, jadi sudah pasti makanan yang diterima siswa sudah memenuhi gizi yang dibutuhkan," tegas Ikhwan.
Terpisah, Kepala SPPG Jone Isni menjelaskan, dalam penyaluran MBG pihaknya telah menghitung kebutuhan gizi dalam setiap satu porsi makanan yang akan diberikan pada siswa mulai dari kebutuhan energi kalori, karbohidrat dan serat yang penting untuk pertumbuhan anak.
"Kami sudah menghitung sesuai dengan angka kecukupan gizi dalam setiap penyaluran MBG sehingga makanan yang diberikan benar-benar memenuhi gizi anak," ujar Isni.
Editor: Aspian Nur