Penemuan mayat pertama terjadi di Desa Tanah Periuk, Kecamatan Tanah Grogot pagi kemarin sekitar pukul 10.00 WITA dan belakangan diketahui berinisial S, berusia 54 tahun.
Satu jenazah lainnya juga berinisial S, berusia satu tahun lebih muda, 53 tahun, ditemukan di Area Taman Promosi Putri Petong (Eks Arena MTQ) pagi tadi pukul 07.30 WITA.
Komando Rescue Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Paser Marwansyah menjelaskan, penemuan jenazah di Desa Tanah Periuk pertama kali oleh anak almarhum.
"Anak almarhum bernama Abdan pulang bersama temannya, namun pintu depan terkunci, dia kemudian masuk lewat pintu dapur dan menemukan ayahnya tergeletak tak benyawa," kata Marwansyah kepada Korankaltim.com hari ini.
Pihak keluarga kemudian melapor kepada BPBD Paser untuk dilakukan evakuasi dan dari hasil pemeriksaan tim medis, diperkirakan almarhum sudah tak bernyawa sejak dua hari lalu.
"Diperkirakan sudah dua hari meninggal, saat ini sudah diserahkan pada pihak keluarga korban untuk segera dimakamkan," sebut Marwan lagi.
Sementara untuk penemuan jasad kedua di Arena Promosi Putri Petong, Kasatreskrim Polres Paser AKP Agus Setiawan menjelaskan, teman almarhum Niko yang sedang berjualan pentol di halte kawasan tersebut sebelumnya bertemu dengan S.
"Niko yang tiba dilokasi melihat S datang dan hendak memarkirkan kendaraannya, namun tak lama melihat S terjatuh tak berdiri kembali, kemudian dia langsung mencari bantuan untuk menolong S," ucap Agus.
Eva Saputri Sarmianti, anak S yang berusia 29 tahun datang bersama Basuki Prayoga, adik S. Saat mereka menghampiri S sudah tidak sadarkan diri, kemudian bersama warga sekitar mengangkat S ke tempat teduh karena saat itu cuaca gerimis dan diketahui ternyata sudah tak bernyawa
"Setelah diletakkan ditempat teduh, polisi juga tiba dilokasi dan segera melakukan evakuasi, membawa S ke Rumah Sakit Panglima Sebaya Paser," papar Agus.
Dari keterangan tim medis di RS Panglima Sebaya Paser tidak ditemukan adanya tanda tindak kekerasan ditubuh almarhum. Dari keterangan Basuki, adik S yang berusia 48 tahun, diperoleh informasi kalau kakaknya mengidap penyakit jantung dan sudah pernah operasi pemasangan ring.
"Tidak terdapat tanda-tanda kekerasan dan dari keterangan adik almarhum kakaknya itu memiliki Riwayat penyakit jantung," ungkapnya.
Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Editor: Aspian Nur