Potensi Baru Olahraga dan Wisata Dirgantara Hadir di Paser
1 menit baca0 kali dibaca

Penulis: Dwi Cahyo
KORANKALTIM.COM, TANA PASER – Paralayang, olahraga udara atau dirgantara, kini hadir di Kabupaten Paser.
1 menit baca0 kali dibaca

Penulis: Dwi Cahyo
KORANKALTIM.COM, TANA PASER – Paralayang, olahraga udara atau dirgantara, kini hadir di Kabupaten Paser.
Diinisiasi oleh Sultan Paser Aji Muhammad Jarnawi, paralayang sudah bisa dinikmati masyarakat yang datang ke Desa Lempesu, Kecamatan Paser Belengkong, tepatnya di The Sultan Hill atau Bukit Sultan.
Jumat (8/8/2025) hari ini, bersamaan dengan dibukanya Bukit Sultan digelar pula Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Paralayang Junior.
Kepada Korankaltim.com disela kejurnas, Ketua Paralayang Indonesia Asgaf Ahmad Umar menyebut, secara geografis Bukit Sultan bisa jadi spot paralayang tingkat nasional.
"The Sultan Hill bisa jadi satu-satunya spot paralayang yang bisa menerbangkan pilot tanpa henti karena memiliki lokasi take off dengan kondisi angin yang datang dari timur dan barat," jelas Asgaf.
Paralayang Indonesia pun siap mendukung perkembangan olahraga dirgantara ini di Paser dengan cara menggelar berbagai even nasional bahkan internasional.
"Kalau dikembangkan tempat ini bisa menjadi spot kelas internasional, makanya kami siap untuk mendukung agar Paser bisa terus berkembang melalui even paralayang baik tingkat nasional maupun internasional," paparnya.
Paralayang Indonesia juga mendorong potensi atlet-atlet daerah agar bisa berkembang dan bersaing "Kami ada organisasi yang mewadahi tak hanya atlet tapi juga pilot paralayang. Melalui organisasi ini lah kami bisa mendorong agar disetiap daerah yang memiliki spot paralayang juga bisa lahir atlet dan pilot paralayang," ucap Asgaf.
Terpisah, Aji Muhammad Jarnawi berharap Kejurnas Paralayang Junior bisa jadi mengenalkan Paser sebagai daerah wisata khususnya dirgantara.
"Kami akan mengembangkan berbagai wisata di sekitar The Sultan Hill, diantaranya Wisata Air Desa Lempensu, Wisata Margasatwa, jadi tempat ini bakal jadi sektor wisata yang komplit," ujar Jarnawi.
Jarnawi berharap atlet dan pilot paralayang local bisa muncul dan mewarnai perkembangan paralayang di Paser. "Kami harap kehadiran olahraga paralayang ini bisa memotivasi generasi muda di Paser untuk bisa ambil peran," harap Jarnawi.
Editor: Aspian Nur







Copyright © 2007 - 2026 Korankaltim.com | All Rights Reserved.
5 kali dibaca
111 km Tenggara SELAYAR-SULSEL
01 Okt 2026, 21:20:00 WIB • Kedalaman 10 km
Tidak berpotensi tsunami
Sumber: BMKG