Bus dengan nama lambung Pulau Indah Jaya terhenti di lokasi perbaikan jembatan Busui, masuk ke sungai setelah menerobos rambu peringatan yang terpasang.
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Paser Inayatullah menjelaskan pihaknya langsung mengiirim personel ke lokasi kejadian.
"Kami sudah arahkan tim untuk meninjau langsung kondisi di lokasi," ucap Inayatullah kepada Korankaltim.com pagi ini.
Lokasi kejadian bus masuk sungai ini tepat disamping proyek perbaikan jembatan di Desa Busui yang sebelumnya runtuh karena tertabrak truk angkutan semen.
Disebelah jembatan runtuh tersebut Pemkab Paser membangun sebuah jembatan sementara atau jembatan bailey yang dapat digunakan pengguna jalan.
Dilokasi tersebut seharusnya kendaraan dari arah Kuaro menuju Kalimantan Selatan berbelok ke arah kanan untuk masuk ke jembatan bailey. Namun bus dengan Nopol KT 7928 AQ yang dikemudikan oleh S justru mengambil arah lurus sehingga terjun ke Sungau Busui.
Berdasarkan data yang dihimpun media ini di lapangan, dari 27 penumpang dalam bus Pulau Indah tersebut ada dua orang yang harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panglima Sebaya dengan kondisi luka parah di bagian kepala.
Sementara S, supir berusia 45 tahun, kaki kanannya patah akibat terjepit dan pergelangan tangan nyaris putus terkena kaca dan saat ini telah di evakuasi ke puskesmas Batu Sopang.
Kernet juga mengalami luka akibat terkena pecahan kaca Bus dan telah dilakukan perawatan di Puskesmas. Sebagian penumpang dievakuasi ke Kecamatan Batu Sopang, sementara sebagian lagi bertahan di lokasi.
Editor: Aspian Nur