Acara ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Lanjut Usia Nasional yang jatuh pada 29 Mei 2025 mendatang.
Sekretaris Tim Terpadu Geriatri, dr. Norita Wahyuniawati Asfiana, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat lanjut usia akan pentingnya menjaga kesehatan, melakukan deteksi dini penyakit tidak menular, serta memperhatikan aspek kesehatan mental.
"Biasanya kami melakukan perawatan pada Lansia di lingkungan Rumah Sakit Panglima Sebaya, tapi untuk kali ini kami mencoba melaksanakan kegiatan bersama masyarakat umum di luar lingkungan Rumah Sakit," ucapnya kepada Korankaltim.com.
Selain senam sehat, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyuluhan kesehatan yang disampaikan oleh dr. Martha Novita Handayani.
Layanan pemeriksaan kesehatan untuk lansia turut disediakan, meliputi skrining kondisi kejiwaan, pemeriksaan darah, konsultasi dengan dokter umum maupun spesialis, serta layanan konsultasi fisioterapi dan gizi.
Seluruh rangkaian kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman lansia dalam mengenali tanda-tanda awal gangguan kesehatan secara menyeluruh.
"Lansia rentan terhadap penyakit, terutama penyakit yang tidak menular seperti hipertensi, diabetes dan penyakit lainnya," ujarnya.
Ia berharap dengan dilaksanakannya kegiatan tersebut dapat memberikan edukasi dan pemahaman pada masyarakat terutama Lansia. Agar lebih sadar akan kesehatannya dengan cara melakukan pemeriksaan kesehatan guna mendeteksi dini penyakit di tubuh.
"Kami berharap semakin banyak masyarakat dan lansia yang sadar akan pentingnya menjaga kesehatan, salah satu caranya yakni melalui deteksi dini untuk mengetahui permasalahan kesehatan tubuh," pungkasnya.
Editor: Erwin