Setelah dilakukan penyelidikan secara mendalam, aparat kepolisian dari Polsek Kuaro berhasil mengungkap kasus ini dan menangkap pelakunya setelah sebelumnya mendapatkan laporan mengenai hilangnya kabel power RRU sepanjang 7 meter sebanyak 8 pasang.
Seorang tenaga lepas atau freelance yang biasa ditugaskan untuk menangani permasalahan tower berinisial PS berusia 27 tahun sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pencurian ini.
Kasus sendiri berawal saat Muhammad Alfayed Mokondongan yang berkewenangan menangani tower tersebut datang dan memeriksa dan mengetahui sejumlah kaber power hilang. Selanjutnya Alfayed langsung melaporkan kepada Polsek Kuaro.
Kapolres Paser AKBP Novy Adi Wibowo melalui Kapolsek Kuaro IPTU Andi Farial kepada Korankaltim.com Jumat (11/4/2025) hari ini menjelaskan, mereka langsung melakukan penyelidikan dan mendapat informasi beberapa hari sebelum kabel hilang ada seorang pemuda yang melakukan penanganan di tower TGT 004 tersebut.
"Dari informasi yang berhasil dihimpun, kami mengantongi identitas terduga pelaku dalam kasus ini. Dia seorang pemuda berstatus freelance yang biasa ditugaskan untuk menangani permasalahan tower tapi tidak memiliki tugas untuk menangani tower di Kabupaten Paser," papar Ferial.
PS yang berasal dari Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, selanjutnya dipanggil polisi. "Kepada kami dia mengaku sebagai petugas tower PT Mitratel yang ternyata setelah di telusuri hanya merupakan seorang freelance dari perusahaan tersebut dan tidak memiliki tanggung jawab untuk melakukan kegiatan di lokasi dia mencuri karena hanya bertanggung jawab untuk tower yang ada di Semboja," jelas Ferial lagi.
PS sendiri mengaku dirinya sudah mengambil 8 pasang kabel tembaga yang ada di lokasi kejadian. Hal tersebut diakuinya setelah ditemukan sebuah nota penjualan bertuliskan nama Panji. Berdasarkan barang bukti serta pengakuannya itu PS akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dan diamankan.
"Saat ini terduga sudah kami tetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini, berdasarkan bukti nota dan juga pengakuan dari terduga," sebut Ferial.
PS melancarkan aksinya seorang diri. Sejumlah barang bukti lain yang juga diamankan diantaranya sebuah sabit, sebuah kampak, satu tang pemotong serta sejumlah kunci pembuka baut juga potongan kabel. "Sampai saat ini kami masih melakukan pendalam jika terdapat keterlibatan pihak lainnya," tutup Ferial.
Editor: Aspian Nur