Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Paser, Lukman Dharma menyampaikan bahwa kebakaran tersebut diketahui setelah pihaknya menerima laporan melalui telepon dari salah seorang warga di Desa Senaken.
"Menurut keterangan saksi, awalnya ia mendengar ledakan dari salah satu rumah, saksi langsung bergegas melihat keluar rumah dan terlihat api sudah membesar dan melahap rumah," ucap Lukman Dharma.
Melihat peristiwa tersebut, saksi yang menyaksikan langsung segera berinisiatif menghubungi petugas pemadam kebakaran. Sekitar pukul 16.48 WITA, Tim Pemadam Kebakaran telah tiba di lokasi kebakaran.
"Kami berupaya melakukan sterilisasi lingkungan dan melakukan upaya pemadaman, dibantu pihak BPBD, Polres Paser, Kodim 0904/Psr dan warga sekitar," jelasnya.
Rumah yang berbahan kayu semakin mempercepat kobaran api, sehingga rumah tersebut ludes terbakar. Bahkan terdapat dua unit rumah yang juga terimbas dalam peristiwa tersebut.
"Dua Unit rumah terbakar habis, satu unit rumah dalam kondisi 50 persen terbakar, serta satu unit rumah terbakar 10 persen," terangnya.
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Paser, Ruslan mengungkapkan dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Namun, akibat kebakaran tersebut, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp900.000.000,00.
"Tidak terdapat korban jiwa, tapi kerugian materil mencapai Sembilan Ratus Juta Rupiah, penyebab timbulnya titik api masih belum diketahui," tutupnya.
Editor: Erwin