Bupati Paser Fahmi Fadli hadir dan membuka kegiatan ini yang dihadiri Forum Kordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Paser.
"Dalam penyusunan dan mengajukan RPJMD serta menyusun dan menetapkan RKPD harus memperhatikan RPJMN, dengan memuat arah kebijakan keuangan daerah, strategi pembangunan daerah, kebijakan umum, dan program SKPD, serta program kewilayahan disertai dengan rencana kerja dalam kerangka regulasi dan kerangka pendanaan yang bersifat indikatif yang penyusunannya dimulai sejak kepala daerah dan wakilnya yang terpilih dilantik," kata Fahmi.
Pada kesempatan itu Fahmi menyampaikan pencapaian di tahun 2024 diantaranya pertumbuhan perekonomian yang mengalami peningkatan saat ini mencapai 3,77 persen. Angka kemiskinan menurun dari 9,11 persen menjadi 8,63 persen. Penurunan terhadap angka pengangguran terbuka dari 4,72 persen menjadi 4,53 persen.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang mengalami peningkatan 74,56 Persen menjadi 75,13 persen. Selain itu juga terjadi penurunan pada Rasio Gini, mulai dari 0,29 persen menjadi 0,27 persen. "Pencapaian yang dapat diraih merupakan kerja keras selama 3 tahun 11 bulan masa kerja efektif Pemkab Paser," paparnya.
Sementara itu pada perencanaan pembangunan lima tahun ke depan Paser memiliki visi Paser Tuntas yang untuk mewujudkannya ditekankan pada penguatan tiga transformasi yaitu transformasi sosial, transformasi ekonomi dan transformasi tata kelola yang difokuskan pada peningkatan manajemen ASN.
Untuk mewujudkan itu semua disusun pula Lima Visi Paser Tuntas untuk mewujudkan target capaian Makro Kabupaten Paser di tahun 2026 mendatang.
"Target capaian makro tahun 2026 yakni pertumbuhan ekonomi sebesar 4,50 persen, persentase penduduk Miskin sebesar 6,63 persen, pengangguran terbuka 3,66 persen, Indeks Pembangunan Manusia 77,44 persen dan rasio dini 0,26," tutup Fahmi.
Editor: Aspian Nur