Di kabupaten tersebut, Rudy mengunjungi pasar perbesar di Paser yaitu Pasar Induk Peyembolum Senaken, melihat Car Free Day (CFD), ke Desa Pondong dan menghadiri maulid Nabi Muhammad SAW di Kelurahan Tanah Grogot.
Saat berada di CFD Kawasan Jendral Sudirman, Rudy Mas'ud menilai kegiatan tersebut jadi pendukung perkembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bahkan menyebut Jakarta hadir di Paser.
"Melihat CFD ini rasanya Jakarta sudah hadir di Paser, semoga ini bisa terus bertahan dan lebih berkembang," harap Rudy.
Diharapkannya agenda CFD di Paser bisa menjadi contoh bagi daerah lain sehingga setiap daerah di Kaltim juga memiliki motor penggerak UMKM yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.
"Tentu ini bisa menjadi refrensi bagi daerah lain, CFD disini mungkin baru satu-satunya untuk di Kaltim, dulu didaerah lain sempat ada program yang sama tapi setelah covid program CFD tidak dilaksanakan kembali," paparnya.
Diharapkan kabupaten dan kota di Benua Etam bisa kembali menggalakkan program ekonomi kreatif dan UMKM sehingga mampu mendukung akselerasi perekonomian untuk lebih berkembang.
"Ekonomi kreatif dan UMKM menjadi salah satu pendorong akselerasi perekonomian untuk bisa berkembang dengan pesat, tentu ini akan mendorong pertumbuhan perekonomian di Paser dan Kalimantan Timur," tutup Rudy.
Editor: Aspian Nur