Perempuan berusia 15 tahun itu ditemukan tertidur di kediaman Ketua RT 02 Kelurahan Longkali, Zainur pada Sabtu (20/7/2024).
Ketua RT yang tak mengenal remaja itu kemudian membawanya ke puskesmas karena kondisinya yang lemah.
Kapolsek Longkali IPTU Sjarifudin menyampaikan semula perempuan itu mengaku berasal dari Kecamatan Sotek, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).
Ia mengaku ditinggalkan pacaranya saat berjalan di kawasan tersebut. Tetapi saat digali lebih lanjut, ia mengaku warga Kecamatan Longkali.
"Kami apresiasi atas tindakan Ketua RT yang langsung menghubungi kami. Gadis ini mengaku ditinggalkan pacarnya karena merasa lelah dia memilih tidur di depan rumah Ketua," ucap Sjarifuddin, Minggu (21/7/2024).
Setelah mengetahui identitas Windi, polisi berupaya menghubungi pihak keluarganya. Ia kemudian dijemput sore itu juga. Terkait kaburnya Windi dari rumah, dikarenakan permasalahan keluarga. Ia mengakku ponselnya disita oleh neneknya.
"Pengakuannya lagi ada permasalahan dengan keluarganya, sewaktu kami meminta untuk menghubungi keluarganya dia tidak membawa ponsel, ngakunya ponselnya disita sama neneknya," jelasnya.
Kapolsek mengimbau masyarakat agar lebih waspada, terutama pada anak, sehingga peristiwa serupa tidak terjadi kembali.
"Kami harap masyarakat bisa lebih waspada terhadap kondisi lingkungan, terlebih lagi terhadap anak, jangan sampai permasalahan ini kembali terjadi," pungkasnya.
Editor: Supiansyah