Ketua DPRD Paser Hendra Wahyudi ikut dalam kegiatan tersebut dan menjelaskan Badung direkomendasikan oleh Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).
"Sebagai daerah yang direkomendasikan, tentu menjadi perhatian bagi Pemerintah Kabupaten Paser, hal ini juga tentu menjadi perhatian kami dalam melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan program pembangunan," ucap Hendra kepada Korankaltim.com Kamis (30/5/2024) hari ini.
Dalam pelaksanaan pembangunan DPRD Paser menekankan pada budaya etos kerja dan komitmen bersama untuk membangun MPP mengingat mal tersebut dibuat dengan tujuan lebih mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat.
"Hal yang terpenting itu budaya etos kerja dan juga komitmen bersama untuk bisa mewujudkan MPP, karena didalam MPP pelayanan kepada masyarakat fokus dan menjadi hal utama yang dilaksanakan," tegas Hendra.
Sarana dan prasarana juga perlu dibangunkan. "Sarpras bisa saja dibangunkan mungkin tahun, tapi apakah sudah siap dengan sumber daya manusia yang akan bertugas di MPP, kemudian perlu juga kesepahaman bersama dalam meningkatkan pelayanan di MPP," ucapnya.
Editor: Aspian Nur