Guna melaksanakan program tersebut, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Kandilo telah melakukan pendataan terhadap warga yang akan menerima bantuan. Direktur Perumda Tirta Kandilo Paser, Suryanto Agustono menyampaikan, pihaknya telah menerima data sebanyak 2.750 kepala keluarga se- Kabupaten Paser.
"Kami sudah lakukan pendataan dan data calon penerima program Inpres ini sudah kami serahkan ke pemerintah pusat," ucap Suryanto Agustono, Rabu (29/5/2024).
Namun demikian, ia belum bisa memastikan kapan program itu akan direalisasikan, sebab program tersebut merupakan kewenangan pemerintah pusat, terlebih lagi pihaknya juga telah menerima permintaan pengajuan data ulang.
"Kami belum bisa pastikan kapan akan direalisasi, tapi kami sudah diminta untuk menyerahkan data ulang calon penerima SR, data ulang ini sudah kami serahkan di tanggal 24 Mei 2024 lalu," jelasnya.
Selain itu, dalam penyaluran program Inpres tersebut, meskipun merupakan program bantuan dari pemerintah, terdapat biaya langganan pertama yang harus dibayarkan calon pelanggan.
Adapun biaya tersebut sebesar Rp150 ribu untuk setiap KK (kepala keluarga) yang menerima program SR Inpres percepatan penyedian air minum. "Untuk biaya, nanti kami akan sampaikan sosialisasi kepada masyarakat di setiap desa terlebih dahulu," pungkasnya.
Editor: Maruly Z